Es campur kuah jeruk Jalan Gereja Ayam, Pasar Baru. (Foto:Azizah Fitriyanti)

Jakarta, (jakartalounge) – Kedai minuman milik Warini berada di pelataran sebuah minimarket di Pasar Baru, tepatnya di Jalan Gereja Ayam, berjarak dua toko setelah Bakmi Gang Kelinci. Es campur kuah jeruk menjadi menu andalan di Kedai Warini, terutama di bulan Ramadan.

Sesuai dengan namanya, alih-alih memakai sirup botolan, es campur Warini memakai air jeruk sebagai kuahnya. ”Tentu saja masih harus ditambah sirup gula sebagai pemanis,” ujar perempuan yang oleh pelanggannya akrab dipanggil Ari ini.

Ari bercerita bahwa pemakaian air jeruk sebagai kuah es campur merupakan hasil eksperimen.

”Awalnya saya juga memakai sirup bermerek, tapi saya pikir, apa bedanya dengan es campur yang lain? dari situ saya coba-coba memakai air jeruk sebagai kuahnya,” kata Ari.

Hasil percobaan Ari berhasil, aroma jeruk sangat dominan dalam semangkuk es campur berisi potongan buah-buahan, kolang-kaling, tape, cincau, dan rumput laut. Topping atau tampilan akhir diberi es serut dan creamer. Pembeli juga boleh pesan khusus jenis isi yang ingin ditambah atau dikurangi. ”Misalnya, ada yang tidak suka tape bisa diganti kolang-kaling yang diperbanyak,” katanya.

Pemakaian air jeruk dalam racikan es campur ini, selain menciptakan cita rasa yang unik, juga menambah kesegarannya.

”Aroma jeruknya meresap ke dalam buah, isiannya banyak, seger banget,” ujar Murni, seorang pengunjung yang khusus datang untuk berbuka puasa.

Ari membanderol 7 ribu rupiah untuk seporsi lengkap es campur kuah jeruk. Selain es campur, Kedai Warini juga menyediakan jus aneka buah-buahan, milk shake, es jeruk, dan es teh. Kedai ini buka mulai pukul 10.00 pagi hingga 20.00 malam. (Azizah Fitriyanti)